Profil Lulusan
Kekhasan
Sekolah ini memiliki slogan “Nguripi urip” artinya menghidupi hidup. Hidup harus dihidupi agar mampu berkarya untuk diri dan orang lain. Setiap anak adalah guru bagi dirinya sendiri yang mampu bereksplorasi (explorer sejati), memekarkan dirinya secara kreatif, dan bertumbuh secara integral/utuh.
Foto Sekolah
Pada saat mendirikan Sekolah Mangunan di bawah Yayasan Dinamika Edukasi Dasar, Rama YB. Mangunwijaya, Pr. menegaskan bahwa yang dimaksud pendidikan dasar di lingkungan Yayasan Dinamika Edukasi Dasar adalah pendidikan 9 tahun. Gagasan ini termuat di dalam Anggaran Dasar Yayasan Dinamika Edukasi Dasar dan buku Pendidikan Pemerdekaan (catatan separuh perjalanan Sekolah Mangunan). Sampai Rama Mangunwijaya wafat tahun 1999, cita-cita tersebut baru bisa diwujudkan sampai jenjang Sekolah Dasar.
Pada tahun 2013-2015 mulai digagas pendirian SMP dalam untuk mewujudkan pendidikan dasar 9 tahun tersebut, dengan membentuk tim studi kelayakan. Selanjutnya tanggal 7 Maret 2017 Yayasan Dinamika Edukasi Dasar memutuskan untuk mendirikan SMP Eksperimental Mangunan, ditindaklanjuti dengan membentuk tim perumus kurikulum dan tim pembangunan sarana prasarana pembelajaran SMP Eksperimental Mangunan.
Pada awal tahun 2018, Pengurus yayasan mulai mempersiapkan calon guru SMP Eksperimental Mangunan dengan mendalami Pedagogi Mangunwijaya. Setelah segala sesuatunya di rasa siap, maka pada hari Jumat 6 Juli 2018 SMP Eksperimental Mangunan diresmikan oleh Mgr. Robertus Rubiyatmoko Uskup Keuskupan Agung Semarang.
Sekolah mengupayakan dari awal agar dapat segera mendapatkan izin pendirian dan operasional dari dinas pendidikan terkait. Maka segera setelah itu sekolah menjalankan operasionalnya, proses perizinan juga segera diurus, mulai dengan sosialisasi warga, mohon rekomendasi ke desa, kecamatan, dan ke dinas pendidikan Kabupaten Sleman. Awalnya SMP Eksperimental Mangunan berlokasi di kompleks Sekolah Mangunan, Dusun Mangunan, Kalitirto, Berbah, Sleman, Yogyakarta. Namun untuk memenuhi persyaratan perizinan yang mensyaratkan setiap sekolah baru harus memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) untuk mendirikan gedung sekolah yang dipergunakan. Mulai Tahun Ajaran Baru 2019/2020 lokasinya berpindah di Dusun Sorogenen 1, Purwomartani, Kalasan, Sleman, Yogyakarta. Lokasi yang baru ini menempati rumah Ibu Nanik yang sebelumnya merupakan Warung Makan Pondok Bambu untuk sementara waktu. Setelah berpindah di lokasi yang baru ini, proses perizinan yang sempat terhenti karena ketiadaan IMB, akhirnya dilanjutkan kembali.
Sembari terus melanjutkan upaya untuk mendapatkan izin operasional dari dinas pendidikan Kabupaten Sleman, proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) angkatan ke dua Tahun Pelajaran 2019/2020 tetap dijalankan. Jumlah siswa baru yang diterima adalah sebanyak 49 siswa, terbagi menjadi dua kelas atau dua rombongan belajar (rombel). Proses untuk mendapatkan perizinan kembali sempat terhambat akibat adanya pandemi Covid 19 pada pertengahan tahun 2020. Namun setelah melalui proses yang panjang, akhirnya izin operasional pendirian SMP Eksperimental Mangunan diterbitkan juga oleh oleh dinas pendidikan Kabupaten Sleman pada tanggal 13 April 2020.
Bersamaan dengan terbitnya izin operasional tersebut, Yayasan Dinamika Edukasi Dasar segera juga merealisasikan proses pembangunan lokasi belajar baru yang lebih representatif. Lokasi sekolah yang baru ini berada di dusun Cupuwatu II, Purwomartani, Kalasan, Sleman, Yogyakarta. Lokasi yang baru ini juga menjadi lokasi SD Eksperimental Mangunan dan TK Eksperimental Mangunan menyatu dalam satu kompleks.